Mengenal Lagi Pencernaan Kita

Tahukah Anda, berapa panjang usus yang ada dalam tubuh kita? Untuk terolah dengan baik dan benar, makanan kita kudu melewati perjalanan sepanjang 9 meter loh. Tidak percaya?

Pernahkah kita berpikir, ternyata sistem dan fungsi pencernaan yang dalam tubuh kita, adalah satu proses yang rumit dan 'melelahkan' sampai kemudian terolah menjadi energi bagi tubuh kita. Ada banyak asupan dan makanan yagn perlu [dan penting] yang harus ada dalam proses pencernaan yang kemudian 'diedarkan' sebagai kekuatan.

Sebelum mengupas bagaimana pencernaan kita bekerja, saya ingin bertanya, apakah kita tahu saluran pencernaan kita dimulai dan diakhiri dimana? Kalau untuk tubuh sendiri kita nggak tahu, bagaimana bisa menjaga dan merawatnya?

Ok, saluran cerna dimulai dari mulut sebagai filter pertama. Setiap makanan dan minuman yang kita asumis kemudian menggelontor ke pangkal tenggorokan [faring], sebelum dilanjutkan ke kerongkongan [esofagus]. Dari kerongkongan, makanan menyusuri lambung [gaster] sebelum melanjutkan perjalananya melewat usus.

Usus terdiri dari 3 jenis, usus 12 jari [duodenum], usus tengah [jejenum], dan usus penyerapan [ileum]. Tak berhenti, kemudian makanan masuk ke usus besar. Bagian ini adalah dua, usus tebal [kolon], prosus usus [rektum]. Dan perjalan panjang itu diakhiri lewat saluran pembuangan, anus.

Sistem pencernaan sendiri punya tugas yang tidak ringan, yaitu mengubah makanan menjadi zat yang dibutuhkan dan dimanfaatkan oleh tubuh. Makanan kita perlukan untuk memperoleh energi, pertumbuhan dan memperbaiki sel-sel yang rusak.

Nggak cuma ngunyah dan main telan saja, tapi setiap makanan juga harus mengandung asupan lain yang punya tugas masing-masing. Misalmya, karbohidrat atau zat tepung yang berfungsi menjadi sumber energi [terdapat pada beras, jagung dan terigu. Kemudian protein sebagai bahan pembangun tubuh, yang banyak ditemukan pada daging, ikan, tahu, tempe dan susu.

Lalu lemak juga kudu ada. Karena inilah asupan yang berfungsi sebagai 'generator' sumber dan cadangan energi. Ini bisa kita nikmati pada daging, mentega, atau kacang-kacangan. Ada juga mineral, yang punya 'job-desc' sebagai pelindung dan pengatur. Ada pada garam dapur, zat besi, pospor dan yodium.

Kemudian vitamin juga penting. Tipe ini memang tidak menghasilkan energi tapi kalau mau sehat dan seimbang, vitamin ini mutlak harus ada. Caranya gampang, nikmati saja lewat buah-buahan, sayuran dan minyak ikan. Air juga jadi bagian penting, selain berfungsi sebagai pelarut dalam tubuh, air mencegah dehidrasi yang membuat badan tak punya power lagi.

Jadi, pengenalan akan 'perjalanan makanan' dalam tubuh, menjadi penting karena kita menjadi tahu memilih dan memilah makanan yang penting dan berguna bagi tubuh, nggak sekadar numpang lewat dan tidak menjadi apa-apa. Sayang kan...






copyright 2008 Kalbe Farma
kalbe