ARTIKEL

Kenali Makanan Pemicu Sakit Maag

Print

Makanan adalah bahasa yang universal. Dengan makanan kita bisa berbagi kebahagiaan kepada siapapun, misalnya saja jika sedang merayakan hari spesial pasti kebanyakan orang akan mentraktir makan teman-temannya agar juga bisa ikut merasakan kebahagiaan. Namun, ketika sedang merayakan kebahagiaan tersebut seringkali kita lupa bahwa tidak setiap makanan tersebut sesuai untuk tubuh setiap orang.

Setiap individu memiliki kondisi yang berbeda-beda, termasuk pada sistem pencernaan. Untuk itu mengkonsumsi makanan juga harus lebih hati-hati, apalagi bagi yang memiliki gangguan lambung, seperti penyakit maag. Sakit maag adalah kondisi yang membuat ulu hati terasa tidak nyaman. Ditandai oleh berbagai gejala seperti bersendawa, kehilangan selera makan, mual, begah, perut kembung, dan perut atas terasa tidak nyaman bahkan perih.

Penyakit maag bisa dipicu oleh berbagai faktor, misalnya saja gaya hidup yang tidak sehat, seperti kopi, merokok, makanan pedas, bersantan, berminyak dan stress. Mengkonsumsi jenis makanan yang tidak sehat dapat menyebabkan naiknya asam lambung. Saat asam lambung meningkat, cepat atasi dengan mengkonsumsi obat maag.

Agar sakit maag cepat teratasi, diperlukan obat yang langsung bekerja pada pusat sakit maag di lambung. Contoh kandungan obat maag yang bekerja cepat di pusat sakit maag adalah Hydrotalcite. Hydrotalcite bekerja melindungi lambung lebih lama, kombinasi Hydrotalcite, Magnesium Hidroksida dan Simetikon  merupakan antasida yang bekerja untuk menetralkan asam lambung sehingga gejala sakit maag seperti nyeri ulu hati dan mual akibat iritasi oleh asam lambung cepat teratasi sehingga aktivitas bisa lancar.

Selain memberikan obat sakit maag, tidak kalah penting untuk melakukan perubahan pola makan dan gaya hidup sedemikian rupa supaya mengurangi peradangan dan meringankan ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kambuhnya penyakit maag.  Makanan yang banyak mengandung lemak dapat meningkatkan peradangan pada selaput lambung.

Hal ini disebabkan makanan berlemak sulit dicerna sehingga akan bertahan selama berjam-jam didalam lambung. Tertahannya makanan berlemak di dalam lambung selain menyebabkan terlambatnya pengosongan lambung, juga meningkatkan produksi asam lambung untuk dapat mencerna makanan tersebut.

Selanjutnya, yang harus dihindari jika memiliki penyakit maag adalah  makanan pedas. Banyak orang yang bilang bahwa makanan kalau tidak pedas kurang berselera.  Selain membangkitkan selera makan kita, masakan pedas pun menimbulkan rasa penasaran untuk selalu mencoba mencicipinya. Namun mengonsumsi makanan pedas yang berlebihan dapat menyebabkan permukaan lambung menjadi rusak dan mengalami luka.

Selain itu, makanan pedas dengan beberapa bahan tertentu mampu menghasilkan gas dalam perut. Gas dan cairan lambung yang semakin meningkat membuat cairan lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan sensasi terbakar di dada bahkan sesak nafas.

Untuk konsumsi minuman berkafein juga sebaiknya dihindari para penderita maag, karena kandungan kafein dapat meningkatkan produksi asam lambung. Pada orang yang sensitif terhadap kafein, dengan kadar kafein yang kecil saja sudah dapat memicu sakit maag. Sebaiknya penderita sakit maag lebih mengenali makanan atau minuman pemicu kambuhnya sakit maag, sehingga dapat melakukan pencegahan dengan baik, Namun ketika sakit maag sudah terlanjur menyerang, segeralah minum obat maag agar kegiatan/ aktivitas tidak terganggu.