ARTIKEL

Diet Bagi Penderita Maag? Bisa Kok!

Print

Sekarang ini, tidak sedikit orang yang berusaha untuk membentuk tubuh ideal, salah satunya dengan cara diet. Ya, diet adalah salah satu cara yang cukup efektif dalam menurunkan berat badan dengan menyesuaikan pola makan yang sehat.

Tapi, beberapa diantara pelaku diet ternyata ternyata memiliki sejarah sakit maag. Masalahnya, bagaimana bisa seseorang yang memiliki sejarah sakit maag dapat menjalankan pola diet? Apakah tidak berbahaya dan membuat kondisi lambung semakin parah dengan membatasi asupan makanan yang masuk?

Faktanya, diet tidak berpengaruh terhadap penyakit maag yang diderita seseorang, asalkan pola diet yang dilakukan baik dan tidak mengurangi sedikitpun nutrisi yang dibutuhkan tubuh, khususnya lambung.

Sudah banyak penderita sakit maag yang berhasil menurunkan berat badan tanpa terganggu gejala yang ditimbulkan oleh penyakitnya. Caranya pun tidak sulit. Pertama, buat pola jadwal yang teratur. Karena sakit maag dapat kambuh karena telat makan, langkah yang baik untuk menyiasatinya adalah dengan makan dengan porsi kecil tapi sering, kurang lebih lima kali sehari.

Sangat tidak dianjurkan bagi kamu yang menderita sakit maag untuk menunda waktu makan, karena produksi asam pada lambung yang tidak terisi dapat menyebabkan iritasi pada sel-sel lambung. Selanjutnya, hindari makanan pencetus kambuhnya sakit maag, yakni makanan pedas, asam, dan makanan yang memproduksi gas.

Selain seputar makanan, pola tidur harus dijaga dan rutinkan olahraga. Dengan begitu, kamu tak perlu lagi khawatir sakit maag kambuh saat menerapkan pola diet. Berat badan ideal, sakit maag pun tak nakal, kan?